Lhokseumawe, acehkita.com. Akibat guyuran hujan selama tiga hari terakhir pantai timur Aceh dilanda banjir bandang, sehingga membuat jalur transportasi dari Medan ke Banda Aceh atau sebaliknya, terputus total.
Putusnya jalur transportasi ini dikarenakan air menggenangi jalan di kawasan Seumadam, Kuala Simpang,Aceh Tamiang. Ketinggian air di sini mencapai tiga meter. Sejumlah bus dan truk yang hendak ke Medan, terpaksa “parker” di terminal Langsa dan sebagian kembali lagi ke Lhokseumawe.
Rizal (26), seorang sopir L-300 jurusan Aceh–Medan, mengatakan, sejumlah armada trayek Lhokseumawe-Medan terpaksa ditunda keberangkatan menuju Medan. ”Kabarnya air di Seumadam sudah mencapai tiga meter dan tidak bisa lewat ke Medan,” kata Rizal kepada situs ini via telepon seluler.
Dia juga menambahkan, sejak semalam Kota Langsa dipenuhi orang-orang yang terjebak dalam perjalanan. Mereka bahkan terpaksa “menginap” di warung-warung serta di pinggir jalan negara.
Azmar (24), warga Aceh Tamiang yang berhasil dihubungi wartawan situs ini mengatakan, air merambah ke jalan raya sekitar pukul 03.00 WIB dinihari. Akibatnya delapan kecamatan di kabupaten paling timur Aceh itu terendam. [dzie]
Tinggalkan komentar
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai *
