Search

AirPutih dan Penggiat Open Source Aceh Bikin Repository Lokal

AirPutih dan penggiat open source Aceh, seperti Komunitas Pengguna Linux Indonesia (KPLI) Aceh, Badan Pengolah Data Eletronik (BPDE) Propinsi NAD, dan Pusat Open Source Software (POSS) Unsyiah, sedang membuat repository atau tempat penyimpanan data lokal. Repository ini akan berisi installer berupa ISO beberapa distro Linux seperti CentOS, Fedora, Ubuntu, Open Suse dan Debian serta up date terbaru software-software open source itu. Tak hanya itu peket-paket software untuk open source juga akan disediakan seperti openoffice, Gimp atau aplikasi lain. Okta Setiawan, koordinator AirPutih Regional Aceh menuturkan pembuatan repository ini adalah untuk memudahkan up date aplikasi open source. "Dengan adanya repository lokal, maka hal-hal yang bersifat up date tidak perlu lagi lari ke repository luar, tapi bisa langsung ke server repository yang ada di BPDE dan POSS Unsyiah," kata dia. Dengan adanya repository ini pengguna tak perlu mencari up date software open source ke repository luar. Saat ini proses pembuatan repository ini sedang dijalankan. BPDE Aceh akan membantu penyediaan infrastruktur seperti server, bandwith, dan hal lain yang dibutuhkan. Sedangkan pengerjaannya akan digarap bersama-sama. Repository ini nantinya akan bisa diakses untuk umum. Adanya repository lokal ini akan membuat masyarakat aceh semakin mudah dan cepat untuk update open source terbaru. "Jelas lebih cepat dan nyaman," tegas Okta lagi. Rencananya repository ini akan selesai pada awal Maret 2008 nanti.
Air Putih

Air Putih

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai *

Your experience on this site will be improved by allowing cookies Cookie Policy